Tottenham Hotspur, Ambisi besar, Modal Besar, Hasil Minim

Tottenham Hotspur, Ambisi besar, Modal Besar, Hasil Minim

Tottenham Hotspur, Ambisi besar, Modal Besar, Hasil Minim

Arsene Wenger manajer klub seteru London Utara, Arsenal, sangat mengkritik manajemen Spurs ketika Spurs telah menjual pemain terbaik yang pernah mereka miliki ke Madrid. Hugo Lloris, kiper utama Spurs membantah itu. ‘Rasanya tidak demikian. Anda harus melihat bagaimana presiden (Daniel) Levy menunggu hingga hari terakhir transfer untuk melepas Gareth Bale. Tidak semudah itu menjualnya.’ Kata Lloris. Seperti dikatakannya kepada situs La Creme Anglaise. Alhasil dengan sederet pemain yang di rekrut Spurs menjelang musim ini, Arsene Wenger dan juga Jose Mourinho menyebut bahwa Spurs pantas menjadi salah satu kontender gelar juara premier league. Manajer Spurs, Andre Vilas Boas sangat setuju dengan seniornya itu, sembari berharap klub asuhannya tidak terpeleset pada akhir musim.

‘Ini adalah sebuah tanda evolusi tottenham. Sekarang, kami menjadi salah satu penantang klub seperti Chelsea dan Arsenal. Itulah ambisi kami. Spurs juga berusaha keras untuk lolos ke liga Champion.’ Kata Andre Vilas Boas. ‘Meski demikian, kami masih memiliki tipe pemain yang berbeda di banding pemain – pemain Chelsea. Mereka punya sederet pemain yang memiliki pengalaman untuk merebut gelar premier league, bahkan di Eropa dari musim ke musim. Apa yang kami miliki musim ini barangkali adalah solusi dari apa yang tidak pernah kami miliki musim – musim sebelumnya. Jadi, kami harus bermain konstan, menang, melakukan banyak clean sheet, dan motivasi akan terus meningkat.’ Lanjut pria asal Portugal itu.

Musim ini bisa dikatakan mimpi terwujud untuk para suporter tottenham hotspurs. Bahkan untuk klub itu sendiri. Pemain – pemain mahal didatangkan, seperti Roberto Soldado dan Erik Lamela yang datang dengan harga seragam, 26 juta pounsterling. Sepurs sama saja seperti Rivalenden Utara, Arsenal, dalam hal pembelian pemain. Memang banyak pemain beken yang telah didatangkan oleh Spurs, namun ada beberapa musim, tampaknya Spurs tidak mau buang uang demi pemain. Agaknya presiden Spurs, Daniel Levy, melihat apa yang telah dilakukan manajernya. Andre Villas Boas musim lalu, dimana Spurs nyaris saja lolos ke zona liga Champion. Daniel Levy memutuskan, sebelum musim ini dimulai, ada baiknya untuk memperkuat tim, bahkan sebelum Spurs mendapat uang dari Real Madrid untuk Gareth Bale.

Berlawanan dengan musim ini, belanja Spurs biasanya minimalis. Mereka bisa mendapat pemain beken, namun relatif murah. Eks kiper Spurs, Erik Thorstvedt mengklaim bekas klubnya itu harus bisa mendapat trofi musim ini setelah mengeluarkan banyak uang untuk belanja pemain. ‘Setelah belanja dengan jumlah yang banyak, Tottenham harus bisa mendatangkan trofi ke White Hart Lane. Andre Villas Boas sangat menyukai Liga Eropa, karena ia pernah memenanginya. Sekarang,Tottenham punya modal untuk empat trofi berbeda. ‘ kata Thorstvedt saat diwawancarai pada sebuah acara bincang – bincang bertajuk Alan Brazil Sports Breakfast. ‘Mereka mempunyai skuad yang mumpuni, dengan sedikitnya dua pemain di tiap posisi. Sulit untuk disebut pemain mana saja yang bisa masuk tim inti dan mana yang merupakan pemain pelapis. Andre Villas Boas bisa membuat dua tim dengan kualitas yang sama. ‘ lanjut Thorstvedt.