Steve Clarke Sesali Pemecatan Dirinya

Steve Clarke Sesali Pemecatan Dirinya

Steve Clarke Sesali Pemecatan Dirinya

Steve Clarke mengaku sangat menyesal dengan pemecatannya. Laga pekan lalu menjadi pertandingan terakhir dalam karirnya melatih klub Liga Premier West Bromwich Albion dan ia mengaku tidak dapat berbuat banyak dan pasrah terhadap keputusan pihak manajemen timnya. The Baggies terpaksa memberhentikan kinerja pelatih berkebangsaan Skotlandia itu hanya selang satu jam setelah tim asuhannya menelan kekalahan tipis 1-0 dari Cardiff City, sekaligus merupakan empat kekalahan beruntun di musim ini, membuat mereka hanya terpaut dua angka dari tim yang menempati zona degradasi. Beberapa kandidat mulai bermunculan termasuk Roberto Di Matteo dan Martin Jol, yang diyakini bakal meneruskan tongkat kinerja Steve Clarke di The Hawthorns.

Clarke, yang sebelumnya pernah menjadi salah satu staf pelatih untuk Jose Mourinho dan Sir Bobby Robson, menghantarkan timnya menempati peringkat delapan pada musim kompetisi lalu dan kala itu ia mengaku sangat bangga atas pencapaian tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan olehnya, Clarke mengatakan: “Saya yakin, bahwa pekerjaan saya masih ada yang belum tuntas di West Bromwich Albion, oleh karena itu saya sangat menyesal harus meninggalkan klub itu dengan cara seperti ini. “Mungkin saya kurang baik dalam mempersiapkan tugas pertama saya dalam manajemen kepelatihan lebih kurang selama 14 tahun terakhir, dan juga mengambil begitu banyak pelajaran penting dari pelatih-pelatih berkelas dunia di era persepakbolaan modern saat ini.

“Tentu saja merupakan suatu tantangan berat bagi saya untuk melanjutkan pekerjaan dari Roy Hodgson, setelah ia menghantarkan timnya menempati posisi ke-10 pada musim 2011-12, setelah menjalani status perdana di kompetisi Liga Premier semusim sebelumnya. “Bahkan saya sangat bangga bisa membawa klub itu menempati posisi terbaik di sepanjang sejarah, yaitu di urutan kedelapan pada klasemen akhir Liga Premier dan untuk kurun 30 tahun terakhir hal itu kami raih pada musim 2012-13.” Clarke mengatakan bahwa setidaknya harapan pada musim ini terlalu berlebihan, sehingga berdampak pada pemecatannya, dengan menambahkan: “Ini merupakan musim keempat kami di jajaran divisi teratas, seharusnya sasaran utama kami adalah mempertahankan posisi untuk tetap berkiprah di Liga Premier.

“Saya memang masih berhasil, dan tetap yakin bahwa kami masih bisa mencapai tujuan utama kami.” Ia mengatakan: “Ini merupakan suatu kebanggaan khusus bagi saya bisa menangani West Bromwich Albion, dan saya ingin berterima kasih kepada para staf yang sudah membantu saya sebaik mungkin, sebagaimana pendukung setia, yang merupakan bagian penting di dalam tim itu sendiri. “Kini saya berharap setiap orang yang terkait dengan klub itu, memperoleh masa depan yang lebih baik,” tambahnya. Sekretaris pendukung klub, Alan Cleverley, mengatakan bahwa dirinya tidak yakin baik Jol, yang didepak oleh Fulham pada awal musim ini, atau mantan pelatih Di Matteo, yang akan menjadi pelatih paling tepat untuk meneruskan kinerja Clarke.