Smalling Akui Kesalahan Pagar Betis Manchester United

Smalling Akui Kesalahan Pagar Betis Manchester United

Smalling Akui Kesalahan Pagar Betis Manchester United

Dalam pekan ke 13 lanjutan kompetisi Barclays Premier League Inggris, Manchester United kembali gagal untuk meraih poin sempurna kala mereka harus menyambangi White Hart Lane untuk menghadapi tuan rumah, Tottenham Hotspur pada 1 Desember 2013 kemarin, dimana kedua tim terpaksa harus puas dengan skor akhir 2 – 2 untuk kedua klub. Dengan skor tersebut, kini Manchester United berada di peringkat ke 9 tabel klasemen sementara dengan raihan 22 poin. Dalam laga tersebut, Manchester United harus tertinggal terlebih dahulu setelah Kyle Walker mampu memasukan bola ke gawang David De Gea saat pertandingan baru berjalan selama 18 menit.

Gol tersebut mungkin menjadi gol yang cukup fenomenal. Pasalnya terjadi melalui skema tendangan bebas, dan Kyle Walker yang ditunjuk sebagai algojo menembakan tendangan mendatar ke tanah dan para pagar betis Manchester United semuannya melompat dan tendangan datar Kyle Walker juga membuat David De Gea menjadi mati langkah dan tercipta gol perdana dalam laga tersebut. Salah satu pemain belakang Manchester United yang juga berperan sebagai salah satu bagian dari pagar betis dalam tendangan bebas tersebut, Chris Smalling mengakui bahwa memang dirinya serta rekannya telah melakukan sebuah kesalahan dalamn upaya mereka untuk membangun pagar betis sehingga memudahkan Kyle Walker untuk mencetak gol.

Dirinya menyebutkan bahwa saat ini dirinya bersama dengan para rekannya di Manchester United akan berupaya untuk dapat memperbaiki pertahanan mereka dalam menutup celah di tendangan bebas. “Pada umumnya kami tidak melakukan lompatan terlalu tinggi, akan tetapi Walker telah mampu mengincar celah kosong di bawah kaki kami, setelah kejadian ini, kami harus mampu  untuk memperbaiki cara kami untuk menutup serangan dari skema tendangan bebas.” Ungkap pemain berusia 24 tahun tersebut seperti yang dilansir dari halaman resmi klub. “Cara kami harus kebobolan sangatlah mengecewakan. Kami seharusnya tidak melakukan lompatan yang terlalu tinggi, cukup untuk dapat memberi kami tambahan tinggi beberapa inci keatas, akan tetapi tidak memberikan ruang untuk bola dalam melewati celah bawah kami,” pungkas Smalling.

Penampilan dari Manchester United di musim ini memang belum menemukan konsistensi seperti yang telah mereka tunjukan di musim – musim sebelumnya kala masih dinahkodai oleh Sir Alex Ferguson. Kini komposisi skuat Manchester United mendapatkan ujian berat di tengah pekan ini dimana mereka akan menghadapi mantan klub David Moyes, Everton dalam lanjutan kompetisi Barclays Premier League. Tentu merupakan ujian yang cukup berat bagi mereka menghadapi Everton yang sejatinya berada diperingkat di atas mereka saat ini. Mampukah Chris Smalling dan rekannya di Manchester United segera memperbaiki barisan pertahanan dan kembali tampil konsisten dengan memenangkan pertandingan di tengah pekan nanti?