Rodgers : Saya Tak Bermaksud Untuk Menyerang Wasit

Rodgers Saya Tak Bermaksud Untuk Menyerang Wasit

Rodgers : Saya Tak Bermaksud Untuk Menyerang Wasit

Pelatih Liverpool berkebangsaan Irlandia Utara Brendan Rodgers dianggap sebagian orang sudah kelewatan dalam mengkritik wasit pasca kekalahan yang dialami Liverpool dari Manchester City. Tapi mantan manajer Swansea itu menolak anggapan tersebut. Liverpool pulang dari pertandingan yang bertandang ke markas Manchester City, Jumat (27/12/2013) dinihari WIB, dengan kekalahan 1-2. Di akhir pertandingan Rodgers menilai timnya sudah sangat dirugikan oleh sejumlah keputusan sang pengadil lapangan yang bertugas di dalam pertandingan yang bertajuk Boxing Day tersebut. Rasa kesal yang dirasakan Rodgers itu sendiri secara khusus ditujukan kepada wasit Lee Mason.

Apalagi wasit yang berusia 42 tahun itu ternyata seorang wasit yang juga berasal dari Bolton yang merupakan Greater Manchester atau klub yang sangat mendukung klub yang berasal dari kota Manchester. Hal itu kemudian telah membuat Rodgers dikritik oleh mantan wasit top Inggris Graham Poll dan menyebut eks bahwa manajer Swansea City itu harusnya dikenakan sanksi. Kabarnya FA yang merupakan federasi tertinggi Inggris saat ini tengah menyelidiki komentar yang dilontarkan Rodgers. Menyikapi hal yang membawa namanya. Rodgers mencoba membantahnya dan menilai bahwa dirinya sama sekali tidak bermaksud untuk menyerang wasit.

Dalam hal ini dia hanya mempertanyakan integritas Lee Mason sebagai pengadil di lapangan pada pertandingan tersebut. “Dalam hal geografis saya tidak mempertanyakan soal integritas wasit. Itu hanyalah pemikiran yang logis seseorang yang merupakan bagian dari dunia perwasitan ketika melihat pertandingan Boxing Day di Manchester.” “Saya menyebut wasit Mike Dean yang berasal dari Wirral sangat dekat dengan Liverpool. Namun dia tidak akan sering mewasiti pertandingan yang melibatkan klub seperti Liverpool.” “Timku bisa tampil dengan sangat brilian pada pertandingan kemarin dan kami pun tidak bisa berbuat apa-apa soal keputusan yang diambil oleh wasit kemarin.”

“Saya pikir FA yang merupakan federasi tertinggi Inggris itu tahu persis bahwa saya adalah orang yang sangat mendukung wasit ketika memimpin sebuah pertandingan . Saya bukanlah seseorang yang sering suka protes saat pertandingan berlangsung. Baik saya maupun staff tidak pernah bermaksud untuk menyerang wasit keempat.” “Jika Anda melihat catatan rekor saya sejak melatih klub menjadi manajer. Saya tidak pernah ingin merusak nama saya sendiri dengan perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan. Saya tidak mau bermain-main dengan hal seperti itu. Saya memang selalu mempertahankan pendirian saya ketika menjalani setiap pertandingan tapi saya selalu respek.”

Hal ini terjadi karena keputusan yang diambil oleh wasit yang memimpin pertandingan antara kedua tim papan atas itu telah merugikan kubu Liverpool. Sehingga sang pelatih Rodgers pun menanyakan beberapa pertanyaan yang dianggap beberapa orang adalah sebuah protes kepada wasit atas keputusan yang telah diambilnya.