Marchisio Menjadi Gelandang Paling Tidak Subur

Marchisio Menjadi Gelandang Paling Tidak Subur

Marchisio Menjadi Gelandang Paling Tidak Subur

Pada kompetisi Seri A musim lalu, gelandang milik Juventus, Claudio Marchisio sukses mencetak total tujuh buah gol bagi Si Nyonya Tua dalam semua ajang kompetisi. Bahkan dalam lima musim kompetisi terakhir, pemain berusia 27 tahun ini tidak pernah absen mencetak gol bagi Bianconeri. Tapi pada kompetisi musim 2013/14, sejauh ini Marchisio belum jua mencetak gol. Sampai pekan ke 17 ini, Marchisio seolah kesulitan mencetak gol dan bisa saja memutus rekor lima musim selalu mencetak gol milik dirinya. Baik di ajang Seri A maupun Liga Champions, Marchisio masih belum pecah telur. Walaupun Marchisio sendiri paham jika posisinya sebagai gelandang tidak memiliki kewajiban untuk mencetak gol dan itu bukan sebagai tugas utamanya, Marchisio mengakui dirinya sudah rindu untuk kembali mencetak gol.

Dibarisan gelandang milik Juventus lainnya, musim ini Marchisio memang yang paling tidak produktif dari 17 pekan Seri A. Lihat saja jumlah gol milik Arturo Vidal. Musim ini pemain asal Chile ini sudah mencetak tujuh buah gol di Seri A. Begitu juga dengan gelandang masa depan Paul Pogba yang sudah sukses mencetak lima gol. Malah Andrea Pirlo juga sudah menyumbangkan tiga buah gol bagi si Belang Hitam Putih ini. Seperti yang dikutip dari Football Italia, mesi mengaku kangen untuk kembali mencetak gol, Marchisio mengaku tetap menomorsatukan kepentingan tim dibanding keinginan dirinya sendiri yang sudah biasa selalu mencetak gol terus menerus selama lima musim terakhir di Seri A.

Pemain tim nasional Italia ini menyebut masih belum berhasilnya dirinya mencetak gol bukan karena perbedaan cara bermain karena menrut Marchisio musim ini tidak banyak yang berubah dibanding musim lalu meski memang musim ini Arturo Vidal dan Paul Pogba secara teratur selalu mencetak gol. Begitu juga dengan kondisi duet penyerang Juventus yakni Fernando Llorente dan Mirko Vucinic. Tentang Arturo Vidal dan Paul Pogba sendiri, Marchisio menganggap kedua pemain ini adalah pemain yang suka memberikan assist bagi pemain lain sedangkan Llorente dan Vucinic adalah sosok penyerang yang mampu mencium adanya gol dari sebuah peluang dengan cepat saat berada di dalam kotak penalti lawan. Meski sedikit kecewa dengan gol yang belum juga lahir dari kakinya, Marchisio menganggap dirinya cukup puas atas penampilan dirinya dan tim karena saat ini mereka sukses memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin dari AS Roma di posisi kedua, Juventus saat ini memuncaki klasemen dengan 46 poin.