Krisis Pemain Di Balik Kalahnya Spurs Atas Arsenal

Krisis Pemain Di Balik Kalahnya Spurs Atas Arsenal

Krisis Pemain Di Balik Kalahnya Spurs Atas Arsenal

Klub asal London Utara Tottenham Spurs menerima kekalahan dan harus tersingkir dari babak ketiga Piala FA atas klub yang berasal dari kota yang sama yakni Arsenal. Manajer baru Tim Sherwood pun menyebut kekalahan yang dialami timnya akibat kelelahan yang dialami oleh para pemainnya dan juga krisis pemain. Bermain di hadapan publik Emirates Stadium, Minggu (5/1/2014) dinihari, Spurs gagal lolos ke babak keempat Piala FA dan harus mengakui keunggulan 2-0 dari tim asuhan Arsene Wenger. Kedua gol yang diraih The Gunners masing-masing dicetak oleh pemain asal Spanyol Santi Cazorla dan pemain asal Republik Ceko Thomas Rosicky. Secara permainan selama pertandingan berlangsung, The Lilywhites sebanarnya mampu mendominasi permainan.

Whoscored mencatat bahwa Adebayor dkk memiliki penguasaan bola yang lebih tinggi dibandingkan tim tuan rumah dengan 56% barbanding 46% milik Cazorla dkk. Secara peluang yang diraih pun tidak begitu buruk, 13 kali melakukan percobaan tendangan tiga diantaranya mengarah ke gawang. Sementara Arsenal melakukan 14 kali percobaan dan lima diantaranya mengarah. Sherwood yang baru ditunjuk menjadi manajer dalam beberapa minggu yang lalu jelas kecewa dengan hasil pertandingan, tapi dia memuji penampilan yang ditunjukkan anak asuhnya ketika bermain di atas lapangan. Ia menyebut bahwa kelelahan merupakan salah satu faktor yang membuat timnya meraih hasil yang kurang bagus, mengingat jadwal pertandingan begitu padat sejak pertandingan Boxing Day.

Krisis pemain yang dialami klub saat ini dinilainya juga memiliki peran yang sangat penting dalam pertandingan babak ketiga Piala FA. Pemain yang menderita cedera itu antara lain gelandang serang asal Brasil Paulinho, bek asal Belgia Jan Vertonghen, gelandang bertahan asal Brasil Sandro dan winger muda asal Inggris Andros Townsend. “Saya merasa kecewa dengan hasil pertandingan ini, tapi kami tidak mempermalukan diri kami sendiri dengan menunjukkan penampilan yang seharusnya ditampilkan. Para pemain juga telah menunjukkan penampilan terbaiknya. Pertandingan tadi telah menunjukkan bahwa kami berada di level permainan yang sama dengan tim tuan rumah.”

“Ini adalah pertandingan keenam dalam 17 pertandingan untuk kami dan kami memiliki skuat yang mungkin lebih sedikit di liga dan kompetisi lainnya bila dibandingkan dengan tim-tim yang menjadi lawan kami. Kami saat ini sedang didera oleh cedera yang dialami oleh banyak pemain. Kami harus bisa mencari solusinya untuk bisa memperbaiki semua itu dan kembali menunjukkan performa seperti sebelum-sebelumnya.” Para pemain kami merasa kelelahan pada pertandingan kali ini. Kami sedikit kehilangan ketajaman dari para penyerang yang berada di lini serang tapi itu bisa terjadi kapan saja. Saya merasa bangga karena para pemain telah bermain dengan penuh semangat dan usaha untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.”