Chelsea Masih Belum Cukup Konsisten Di Bawah Mourinho

Chelsea Masih Belum Cukup Konsisten Di Bawah Mourinho

Chelsea Masih Belum Cukup Konsisten Di Bawah Mourinho

Pada pertandingan hari rabu kemarin merupakan salah satu pertandingan yang menyulut emosi untuk semua pihak yang berhubungan dengan klub Chelsea. Pasalnya, The Blues mengalami kekalahan 1-0 dari Basel di Liga Champions melalui gol yang ditorehkan oleh Mohamed Saleh. Meskipun demikian, The Blues masih berhasil lolos ke babak system gugur. Namun, ada tanda-tanda yang sedikit mengkhawatirkan dari tim yang diasuh oleh Jose Mourinho ini, bahwa Chelsea masih belum cukup konsisten menjadi penantang gelar.

Permainan

Pada akhir pekan, mereka mampu mengoyak pertahanan West Ham dan menang dengan skor 3-0 di Boleyn. Namun, ketika bertanding melawan klub asal Swiss, mereka menderita kekalahan yang buruk. Klub Swiss itu telah mengalahkan The Blues di Stamford Bridge, akan tetapi satu hal pasti bahwa Chelsea harus mulai menemukan bentuk permainan mereka di bawah Mourinho.

Perubahan

Kembalinya ‘ Special one ‘ tidak membawa perubahan nasib Chelsea yang banyak diharapkan sebagian besar penggemar Blues. Perlu dipertanyakan apakah kembalinya Mourinho ke The Blues akan menjadikan Chelsea sebagai tim favorit untuk memenangkan gelar di Liga Premier? Meskipun Chelsea hanya terpaut empat poin dari pimpinan klasemen Arsenal di Liga Premier, mereka tampaknya belum memiliki kinerja yang konsisten sejauh penampilan mereka.

Sial

Mourinho tidak menikmati rasa bahagia ketika dirinya kembali ke Stamford Bridge sejauh ini. Bos asal Portugal itu nampaknya belum benar-benar merasa bahagia musim ini, saat timnya berjuang untuk mencetak kemenangan bersama-sama. Para pendukung Chelsea menginginkan Mourinho kembali, namun tampaknya masih menjadi pertanyaan apakah kepemimpinan Mourinho saat ini kembali bijaksana. Pendukung sepak bola bisa saja mengubah pernyataan mereka. Namun Mourinho membutuhkan sedikit lebih banyak waktu dan berjuang untuk menghasilkan apa yang diharapkan dari mereka.

Mata

Salah satu hal yang menjadi keluhan besar beberapa penggemar Chelsea dengan manajer Mourinho adalah bahwa ia tidak memanfaatkan asset “The clubs Player of the Year” yakni Juan Mata. Pemain asal Spanyol tersebut merupakan pemain yang luar biasa di Premier League musim lalu. Ia dianggap pemain terbaik The Blues saat itu. Namun, Mourinho lebih menyukai pemain asal Brasil, Oscar untuk menempati posisi nomor 10 musim ini. Pemain muda itu memang memiliki awal yang sangat baik musim ini dan bisa berkembang menjadi pemain kelas atas.

Sebenarnya, permainan melawan Basel tersebut dapat menjadi waktu yang ideal untuk Mata membuktikan kemampuannya. Namun, Mourinho hanya menyatakan bahwa ia merasa pemainnya sudah lelah, bukannya memberikan kesempatan kepada Mata untuk bermain di lapangan.

Konsistensi

Chelsea tampaknya masih mencari tingkat konsistensi dalam kinerja mereka. Suatu ketika mereka bisa memenangkan pertandingan dengan kinerja yang baik. Namun kemudian hanya berselang beberapa hari kemudian mereka menghasilkan kinerja yang tidak kompeten. Chelsea harus mulai mencari jalan menuju kemenangan, atau mereka hanya bisa menyelesaikan musim ini tanpa mendapatkan trofi.