Bola Online Conte Tak Melakukan Eksperimen Lagi

Conte Tak Melakukan Eksperimen Lagi

Conte Tak Melakukan Eksperimen Lagi

Bola Online – Bukan Conte kalau tidak menjajal formasi baru. Pelatih yang satu ini memang gemar melakukan eksperimen dalam hal menerapkan strategi baru untuk Juventus. Setidaknya, ada tiga formasi berbeda yang diterapkan oleh pelatih dengan nama lengkap Antonio Conte di beberapa pertandingan yang dilakoni di pra musim, yaitu 3-3-4, 3-4-3, dan 4-3-3. Namun, bisa dikatakan eksperimennya tersebut tidak berjalan sesuai dengan apa yang dia inginkan. Ia tidak melihat para pemainnya bisa melakoni pertandingan dengan maksimal dengan formasi-formasi tersebut.

Yang menarik dari Juventus ketika mereka melakoni pertandingan bertajuk Super Coppa melawan Lazio adalah kembalinya Conte menerapkan formasi yang seolah-olah sudah dipatentkan oleh Juventus, yaitu 3-5-2. Tampaknya, Conte tidak ingin bermain-main dengan melakukan eksperimen pada pertandingan penting tersebut. Hasilnya memang sangat fantastis. Pada pertandingan tersebut, Juventus mampu menekuk Lazio di stadion Olimpico dengan skor telak 4-0.

Dalam pertandingan tersebut, Conte mampu melihat kelemahan yang dimiliki oleh Lazio. Menurut Conte, Lazio memiliki kelemahan pada lini sayap kanan. Oleh karena itu, gempuran para pemain Juventus dimulai dari sisi sayap kanan Lazio. Sementara itu, pada sisi sayap kanan, Conte menunjuk Kwadro Asamoah untuk mengawal pergerakan Antonio Candreva yang menempati sisi kiri Lazio. Asamoah seolah hanya ditugaskan untuk memperhatikan setiap pergerakan Candreva. Dalam hal ini, Asamoah cukup berhasil mengawal pergerakan Candreva. Ia memaksa Candreva untuk melakukan dribbling di tepi lapangan. Tidak ada cara lain bagi Candreva kecuali melakukan tendangan sudut. Candreva tidak mampu melakukan cutting inside yang sering ia lakukan.

Secara keseluruhan, Lazio mengandalkan tusukan-tusukan yang dilakukan oleh Candreva. Akan tetapi, beberapa umpan yang disodorkan oleh Candreva selalu berhasil digagalkan. Hanya satu kali umpan yang sangat berpeluang berbuah gol yaitu umpan yang ia lakukan kepada Cavanda pada menit ke 25. Namun, sampai akhir pertandingan, tidak satu gol pun bisa dicetak oleh Lazio. Sementara itu, Juventus unggul dalam hal penyerangan. Conte menugaskan Duet Tevez dan Vucinic untuk mengobrak-abrik lini belakangan Lazio. Seperti yang telah banyak orang ketahui, Conte memang sangat senang menurunkan pemain central forward yang bertipikal second striker. Dua pemain tersebut memang memiliki ciri khas yang berbeda dalam bermain bola.

Namun, hal tersebut tidak lantas membuat lini serang Juventus lemah. Justru, perbedaan tersebut membuat mereka saling melengkapi. Ada kalanya Tevez berada tepat di belakang Vucinic dan tidak jarang juga Teves berada di garis lurus sejajar dengan Vucinic. Trik dengan memasangkan Tevez dan Vucinic sedikit ke belakang berhasil. Terbukti dengan gol yang mampu dicetak oleh Chiellini. Pada waktu itu, para pemain Lazio terpancing dengan pergerakan Vucinic dan Tevez sehingga Chiellini berhasil menusuk ke lini pertahanan Lazio. Bola Online