Apakah Pellegrini Akan Ubah Gaya Bermain City?

Apakah Pellegrini Akan Ubah Gaya Bermain City

Apakah Pellegrini Akan Ubah Gaya Bermain City?

Apakah Pellegrini Akan Ubah Gaya Bermain City? – Jika Manuel Pellegrini dan pikirannya melayang setelah Chelsea mengalahkan mereka di pertandingan hari Senin malam, dia mungkin berpikir mengenai Barcelona dan pertandingan 16 besar Liga Champions di bulan ini. Eden Hazard di pertandingan tersebut bisa saja menjadi Lionel Messi dan Willian bisa saja menjadi Pedro. Untuk Ramires ada nama Neymar dan nama Branislav Ivanovic bisa digantikan oleh Dani Alves. Pellegrini telah mendapatkan pengakuan atas gaya menyerang Manchester City, yang memporakporandakan pertahanan lawan di Premier League musim ini. Namun pada pertandingan Senin malam, Jose Mourinho menemukan cara menghentikan mereka. Dia datang dengan rencana untuk mematikan David Silva dan membodohi Martin Demichelis, dan semua rencananya bekerja dengan baik.Apakah Pellegrini Akan Ubah Gaya Bermain City? – Chelsea meninggalkan Etihad Stadium dengan satu gol, dan juga clean sheet pertama yang bisa dibukukan sebuah tim tamu sejak November 2010, selain tiga poin tentunya. Kemenangan memang layak bagi Chelsea. Pellegrini mungkin menuduh cederanya personel utama yang membuat City kalah, dan dia memang rugi karena Sergio Aguero, Fernandinho, dan Samir Nasri tidak dapat bertanding malam itu. Mungkin bagi Pellegrini kekalahan melawan Chelsea hanyalah satu hari buruk diantara sekian banyak hari baik. Kita telah melihat formasi 4-4-2 Pellegrini bisa membodohi tim lain dengan skor banyak sebelumnya. Tapi Chelsea bukanlah tim seperti kebanyakan. Barcelona juga, mereka bukan tim kebanyakan dan bukan tim yang normal.

Apakah Pellegrini Akan Ubah Gaya Bermain City? – Barcelona akan tampil dengan strategi yang berbeda saat Chelsea datang ke Etihad Stadium di tanggal 18 Februari. Saat Chelsea memiliki dua orang gelandang bertahan disiplin dalam sosok David Luiz dan Nemanja Matic, serta memiliki empat orang yang bisa melakukan serangan balik cepat dalam formasi 4-3-3. Sementara Barcelona, di dua pertandingan terakhir menempatkan trio Sergio Busquets, Xavi Hernandez dan Cesc Fabregas di belakang trisula Alexis Sanchez, Pedro dan Messi. Neymar masih menjalani pemulihan cedea engkel sementara Andres Iniesta sedang istirahat di bangku cadangan. Jika City ingin mencoba bermain dengan sistem 4-4-2, maka mereka harus ingat akan fakta ini. Sebuah tim dari Manchester sudah pernah melawan Barcelona menggunakan formasi 4-4-2 sebelumnya. Sir Alex Ferguson menempatkan duet Hernandez dan Rooney di ujung tombak untuk melawan 4-3-3 Pep Guardiola tahun 2011.

Apakah Pellegrini Akan Ubah Gaya Bermain City? – Hasil akhirnya kita semua tahu dengan kemenangan 3-1 bagi Barcelona. Memang tim United di era tersebut bukanlah tim City yang sekarang, dan Barcelona diera sekarang tak sama dengan tiga tahun yang lalu. Tapi argumennya selalu sama. Jika Mourinho dapat mengambil keuntungan dari gaya serangan City, kenapa Martino tak bisa melakukan hal serupa? Jika Hazard, Willian dan Ramires bisa merepotkan lini belakang City, mengapa Messi, Pedro dan Neymar tak bisa? Pellegrini harus menentukan strategi dengan bijak.